I have think about myself many times, which one from my action in my life is a really I am?
When I was a SD school student, I use half of my time to have courses and being a outstanding student, even not really outstanding hehe, but everyone look at me like that image...
When I go to SMP school student, I have a little changed. I do a lot of thing that I didn't do at past, and this sometimes make me feel freely, but actually, I lost my always friends and being lonely... even that I meet another friend after that.
When I feel that "IT'S ME..." It's make me scare more, b'coz I can't lose my friends and I don't think that they will accept me if they know how "bitchy, wild and unbelieveable" my mind and the really I am...
I have born to care, and even it's hard, I really try to do the best, but care everything about another it's a hard thing... But I just can't don't care...
I will think about how this people think about me, how that people think about me, and think everything... I can't do the thing my siblings tell me to do, "Forget It, don't take it deep."
But HOW???
It's just come to my mind and make me tired...
When I am in a high school, it's the really I am come out, even not at all, but It's more like myself then another part of time in my life. But, when I am in the university, I have changed to a person that even myself hate it... It's a lie...
Rabu, 18 Maret 2009
Sabtu, 28 Februari 2009
About Love
Gue mengenal beberapa jenis pernikahan dengan landasan cinta yang berbeda-beda. Tentu pernikahan yang ideal itu adalah yang saling mencintai, tapi ngga semua orang seberuntung itu menemukan cinta yang juga membalas cintanya...
Cinta sepihak kemungkinan besar menjadi salah satu landasan cinta yang menjadi pilihan dalam sebuah pernikahan, yang satu lebih memilih untuk menikah dengan orang yang mencintainya, yang satu bersedia menikahi orang yang dicintainya.
Cinta sahabat...
Hmm, cinta ini dilandasi rasa saling mengenal satu sama lain. Bersama begitu lama sehingga semua kebaikan dan kejelekan sudah ketahuan, keberadaan yang satu sudah menjadi hari-hari bagi yang lain...
Cinta persaudaraan, yang ini agaknya juga lumayan terkenal karena belakangan gue sering denger banyak temen gue yang mulai mengangkat kakak-kakak angkat ketemu gede, abang angkat lah, adek angkat lah! Hahahah, naksir mah naksir aja tuh! pake ngaku-ngaku sodara angkat segala... tapi mending lah, daripada nanti ada nenek atau kakek angkat dengan dasar cinta? kan repot...
Cinta sepihak kemungkinan besar menjadi salah satu landasan cinta yang menjadi pilihan dalam sebuah pernikahan, yang satu lebih memilih untuk menikah dengan orang yang mencintainya, yang satu bersedia menikahi orang yang dicintainya.
Cinta sahabat...
Hmm, cinta ini dilandasi rasa saling mengenal satu sama lain. Bersama begitu lama sehingga semua kebaikan dan kejelekan sudah ketahuan, keberadaan yang satu sudah menjadi hari-hari bagi yang lain...
Cinta persaudaraan, yang ini agaknya juga lumayan terkenal karena belakangan gue sering denger banyak temen gue yang mulai mengangkat kakak-kakak angkat ketemu gede, abang angkat lah, adek angkat lah! Hahahah, naksir mah naksir aja tuh! pake ngaku-ngaku sodara angkat segala... tapi mending lah, daripada nanti ada nenek atau kakek angkat dengan dasar cinta? kan repot...
About Money
Get it with hard work and lose it easily...
Rasanya kesel banget kalo lagi denger-denger cerita temen yang mengaku kehilangan benda-benda berharga karena di copet, di rampok bahkan beberapa modus penipuan yang merajalela di masyarakat. Apalagi ketika salah satu teman saya kehilangan laptop dan sebuah hape untuk menjaga agar kepalanya tetap nempel dibadan! Dia diancam pake celurit di dekat lampu merah!
Menyebalkannya lagi, tidak ada yang bisa diperbuat karena tidak ada bukti ataupun saksi di dekat sana, sehingga melaporkan ke pengadilanpun tampaknya tidak akan menghasilkan apa-apa, belum tentu barang kembali, kita sudah harus membayar lagi biaya pengadilan...
Sebagai mahasiswi hukum, gue jadi ngerasa ngga berguna banget denger keluhan dia, secara sadar gue jadi ngerasa hukum itu kok tercipta bukan untuk ngelindungin masyarakat ya?
Contoh lainnya sih gue liat di film, dimana dalam satu keluarga karena sang ayah ditipu habis-habisan hingga harta ludes plus dililit utang, ayah itu memutuskan untuk bunuh diri bersama keluarga, si anak bungsu selamat namun menanggung dendam akibat kesendirian dan ketidakadilan hukum yang tidak dapat menghukum penipu ayahnya bahkan setelah penipu itu duduk di hadapan pengadilan karena kurangnya bukti dan saksi...
Uang itu apa sih? Kayaknya uang itu setan yang memberi kebahagiaan sekaligus menghancurkannya ya?
Rasanya kesel banget kalo lagi denger-denger cerita temen yang mengaku kehilangan benda-benda berharga karena di copet, di rampok bahkan beberapa modus penipuan yang merajalela di masyarakat. Apalagi ketika salah satu teman saya kehilangan laptop dan sebuah hape untuk menjaga agar kepalanya tetap nempel dibadan! Dia diancam pake celurit di dekat lampu merah!
Menyebalkannya lagi, tidak ada yang bisa diperbuat karena tidak ada bukti ataupun saksi di dekat sana, sehingga melaporkan ke pengadilanpun tampaknya tidak akan menghasilkan apa-apa, belum tentu barang kembali, kita sudah harus membayar lagi biaya pengadilan...
Sebagai mahasiswi hukum, gue jadi ngerasa ngga berguna banget denger keluhan dia, secara sadar gue jadi ngerasa hukum itu kok tercipta bukan untuk ngelindungin masyarakat ya?
Contoh lainnya sih gue liat di film, dimana dalam satu keluarga karena sang ayah ditipu habis-habisan hingga harta ludes plus dililit utang, ayah itu memutuskan untuk bunuh diri bersama keluarga, si anak bungsu selamat namun menanggung dendam akibat kesendirian dan ketidakadilan hukum yang tidak dapat menghukum penipu ayahnya bahkan setelah penipu itu duduk di hadapan pengadilan karena kurangnya bukti dan saksi...
Uang itu apa sih? Kayaknya uang itu setan yang memberi kebahagiaan sekaligus menghancurkannya ya?
Langganan:
Postingan (Atom)
